<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/7618135?origin\x3dhttp://katakukita.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Tuesday, August 03, 2004
Tanggapan "Kado dari si kecil" Buat mas lesung pipit ; 5:33 AM

Buat : Mas Aris dan semuanyaMas Aris lesung pipit, ijinkanlah saya menanggapicerita 'kado si kecil' anda(kalo boleh lho). Begini,saat itu saya masih di tahun kedua di USD danmenjelang natal tahun 1996. Saat itu saya berada diperpus di kawasan Kotabaru sedang baca-baca buku (ikira umuk lho) dan saya menemukan cerita ini, hampirsama memang.KOTAK KECIL KOSONG BERBUNGKUS KERTAS EMASSaat itu di Kanada menjelang hari Natal tahun 1921.Ada sebuah keluarga kecil seorang ayah (duda) dengananak kecil perempuan. Nama anak itu Mathilda. IbuMathilda telah meninggal akibat kanker dan sebagaigantinya si anak harus bekerja keras mulai darimengurus rumah hingga memasak. Ayahnya yang depresiakibat ditinggal mati istrinya mudah sekali untukmelakukan kekerasan. Apalagi tahun itu Kanada tengahdilanda resesi ekonomi.Ada sisi negatif dari ayahnya, yaitu mudah ringantangan terhadap anak semata wayangnya itu, Mathilda.Setiap hari Mathilda hidup dalam kecemasan, dia takutjika sewaktu-waktu membuat kesalahan kepada ayahnya.Pernah hanya karena masakannya hambar, Mathilda kenagampar.Saat itu menjelang natal, Mathilda mencoba memberikanayahnya sebuah hadiah. Karena miskin membuat dirinyatidak mempu untuk membeli hadiah. Maka Mathildamemanfaatkan sisa uangnya untuk membeli kertas emasdan kotak kosong. Dengan tekun tetapisembunyi-sembunyi, Mathilda merangkai dan menghiaskotak kosong tersebut. Dalam suasana hanya diterangicahaya rembulan ditengah hujan salju Kanada yanglebat, Mathilda mampu menyelesaikannya. Keesokan harinya menjelang dua hari menuju Natal,dengan berani Mathilda menemui ayahnya."Ayah aku punya sesuatu untukmu sebagai hadiah natal,"ujar Mathilda sambil memberikan kotak berbungkuskertas emas itu. Ayahnya menerimanya, dan Mathildatersenyum mengira ayahnya menerimanya dengan baik.Kotak berhias kertas emas itu dibukanya dan ternyataisinya kosong. Ya kosong! Kontan ayahnya marah besar. "Apa yang coba kamulakukan pagi ini! Kamu mempermainkanku ya, kotakkosong begini kamu berikan kepadaku," teriak ayahnyasambil tidak lupa menampar pipi Mathilda. Dengan terisak Mathilda mencoba menerangkan. "Maafkanaku ayah atas kesalahanku. Ayah tidak tahu apa isikotak itu. Aku menyelesaikan setiap malam denganmemikirkan ayah dan ibu. Ayah, aku isi kotak kosongitu dengan jutaan ciuman sayang dan jutaan cintakubuat ayah," ujar Mathilda mencoba menerangkan.Penjelasan Mathilda membuat ayahnya tersadar. Dia yangselama ini mendapatkan kekerasan dan pukulan darinyamemberikan apa arti cinta sesungguhnya di tengahkemiskinan dan keputus asaan keluarga kecil itu. Sangayah tidak mampu untuk menahan kepedihan dan tangisnyaatas tindakan Mathilda.Itulah mengapa sampai sekarang di Kanada masih adatradisi memberikan KOTAK KECIL KOSONG BERBUNGKUSKERTAS EMAS menjelang natal.NB : Maaf, saat itu saya mendapatkan kesempatanmembaca cerita yang sangat mengagumkan ini darisahabat terbaik saya. Maaf.......

Salam,

-Ngatman Sutalok
Tambal ban,
depan Kreteg Kruwet
Samigaluh-Kulon Progo.


Capture
Anything and everything about you here.
bold italics and underline

Cold
Tagboard. Cbox recommended.

Sight
Link
Link
Link
Link
Link

Look Through
July 2004
August 2004
September 2004
February 2005
March 2005

Credits
x x x x x x