<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/7618135?origin\x3dhttp://katakukita.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Tuesday, August 31, 2004
CINTA ; 3:53 AM

DAHULU kala, langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama-sama saling menyukai. Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut menjadi sama dengan langit. Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekalimembisikkan "aku cinta padamu" ke telinga langit.Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta itu, langit tidak menjawab apa-apa, hanya tersipu malu,wajahnya semburat kemerahan.SUATU hari datang awan. Begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit.Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja.AWAN sedih, tapi tak putus asa. Ia mencari cara danakhirnya menemukan akal yang licik.Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin danmenyusup di antara langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut satu sama lain.LAUT merasa marah karena tidak bisa melihat langit.Dengan gelombangnya, laut berusaha menyibakawan yang mengganggu pandangannya.Tapi, tentu saja tidak berhasil.LALU datanglah angin yang sejak dulu mengetahuihubungan laut dan langit. Angin merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan.Awan terbagi menjadi banyak sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaannya terhadap langit. Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awanpun menangis sedih.HINGGA sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan. Kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap pergi ke pantai, lihatlah. Di mana ada satu garis antara laut dan langit, di situlah mereka sedang berpacaran.


Capture
Anything and everything about you here.
bold italics and underline

Cold
Tagboard. Cbox recommended.

Sight
Link
Link
Link
Link
Link

Look Through
July 2004
August 2004
September 2004
February 2005
March 2005

Credits
x x x x x x